Jumat Curhat di Kelurahan Koya, Waka Polres Minahasa Serap Aspirasi Warga Terkait Kamtibmas

Berita, HOME, MINAHASA30 Dilihat

MINAHASA – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa melalui Wakapolres Minahasa Kompol Deky R. Pangandaheng, S.Sos., M.H., melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA hingga 11.30 WITA tersebut digelar di Balai Kelurahan Koya sebagai wadah komunikasi langsung antara Polri, pemerintah kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga dalam membahas berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kegiatan diawali dengan ucapan selamat datang dari Lurah Koya, Nouvy Makaenas, S.Sos., dilanjutkan dengan doa pembukaan yang dipimpin Pdt. Nyoman Jhoni, S.Sos., S.Th. Selanjutnya, Wakapolres Minahasa menyampaikan sambutan sekaligus membuka ruang diskusi bersama masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan Kamtibmas yang terjadi di Kelurahan Koya. Di antaranya beberapa kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan orang dewasa maupun anak-anak. Warga menilai sebagian gangguan Kamtibmas tersebut berawal dari konsumsi minuman keras.

Karena itu, masyarakat juga diajak untuk bersama-sama mencegah peredaran dan konsumsi minuman beralkohol, termasuk tidak menyediakan minuman beralkohol dalam kegiatan pesta maupun kegiatan masyarakat lainnya yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Sesi diskusi berlangsung terbuka dan penuh kekeluargaan. Ibu Nona Mandang, S.H., M.H., menyampaikan adanya perkelahian antarkelompok pemuda yang diduga dipicu oleh minuman keras.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Cristian Tololiu menyampaikan perlunya dukungan dan langkah bersama dalam menghadapi kelompok pemuda yang kerap menimbulkan permasalahan. Ia juga mempertanyakan bentuk tindakan yang dapat dilakukan kepala lingkungan ketika teguran kepada kelompok tersebut tidak diindahkan.

Warga lainnya, Refsol Salangka, mengusulkan agar pos keamanan di kawasan Boulevard Koya dapat kembali diaktifkan untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Hal senada disampaikan Herke Mokolensang yang menilai pendekatan persuasif perlu dilakukan terhadap kelompok pemuda yang bermasalah. Menurutnya, pemerintah bersama pihak terkait dapat mendatangi para pemuda secara langsung serta menyediakan kegiatan positif, salah satunya melalui pertandingan olahraga.

Selain itu, Lody Walalangi menekankan pentingnya keterlibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam membangun kesadaran bersama serta menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wakapolres Minahasa menyampaikan bahwa pos keamanan di kawasan Boulevard Koya akan diaktifkan selama 1×24 jam sebagai salah satu langkah meningkatkan kehadiran dan pengawasan di tengah masyarakat.

Wakapolres juga menjelaskan bahwa kepala lingkungan tidak dibenarkan mengambil tindakan tegas sendiri apabila menghadapi persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan. Masyarakat diminta segera menghubungi layanan kepolisian melalui Call Center 110 agar dapat ditindaklanjuti secara tepat.

Ia juga menekankan pentingnya peran kepala lingkungan sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah serta aparat keamanan.

“Kepala lingkungan tidak ke mana-mana, tetapi ada di mana-mana. Artinya, masyarakat dapat menyampaikan informasi kepada kepala lingkungan untuk kemudian diteruskan kepada lurah, Bhabinkamtibmas, maupun Babinsa,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Nyoman Jhoni juga mengingatkan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mencegah anak-anak terlibat dalam pergaulan yang berpotensi mengarah pada pelanggaran hukum.

Ia mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan keberadaan anak-anak, terutama pada malam hari, dan mengingatkan mereka untuk segera pulang apabila sudah larut malam.

Jumat Curhat tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Minahasa Iptu Haris Sukisman, Kapolsek Tondano Iptu Dedy P. Kolonio, S.Psi., M.M., perwakilan Danramil 1302-01 Tondano, Sertu Stefenson Sinedu, Lurah Koya Nouvy Makaenas, S.Sos., perangkat kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda Kelurahan Koya.

Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih dari Cristian Tololiu dan foto bersama.

Melalui kegiatan Jumat Curhat ini, Polres Minahasa terus mendorong komunikasi yang terbuka dan humanis dengan masyarakat. Berbagai aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam mengambil langkah bersama untuk mencegah gangguan Kamtibmas.

Sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh warga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.