
Suasana Balai Desa Tondano Utara, Kamis siang, 12 Februari 2026, terasa hidup. Sejak pukul 11.00 Wita, berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat berkumpul dalam satu ruang, membawa harapan yang sama: menata arah pembangunan Kecamatan Tondano Utara untuk tahun 2027.
Rapat Koordinasi sekaligus Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKP Kecamatan Tondano Utara itu dibuka dengan doa, lalu dilanjutkan dengan lantunan khidmat Lagu Indonesia Raya. Sebuah penanda bahwa forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang strategis untuk menyatukan pikiran dan kepedulian.
Camat Tondano Utara dalam sambutannya mengawali pertemuan dengan salam hormat kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor apabila terdapat permasalahan di lapangan. Disampaikan pula gambaran program kerja yang telah dan sedang dilaksanakan, evaluasi kendala yang dihadapi, serta perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Tondano Utara.
“Musrenbang ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan aspirasi. Mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya demi kepentingan bersama,” ujarnya sembari resmi membuka Rakor dan Musrenbang RKP Kecamatan Tondano Utara.
Forum kemudian berlanjut pada penyampaian materi terkait maksud dan tujuan Musrenbang, yakni menyerap aspirasi masyarakat melalui penentuan program prioritas pembangunan. Seluruh proses perencanaan tersebut diarahkan untuk menunjang Program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional yang menitikberatkan pada lingkungan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat.
Satu per satu, para Hukum Tua desa menyampaikan laporan program pemerintahan dan kegiatan kemasyarakatan yang sedang dan sementara dilaksanakan. Secara umum, situasi kamtibmas di seluruh Kecamatan Tondano Utara dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Selain itu, dipaparkan pula progres pembangunan infrastruktur serta usulan-usulan prioritas dari masing-masing desa yang akan dibahas dalam Musrenbang RKP tingkat kecamatan.
Sorotan khusus datang dari sambutan Kapolsek Toulimambot, IPDA Stenly Carundeng, S.Psi. Dengan nada tenang namun tegas, ia menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi kamtibmas masih terjaga dengan baik. Kapolsek juga mengingatkan kembali tugas pokok Kepolisian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, yakni memelihara keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Ia turut menyampaikan informasi penting terkait pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mulai berlaku sejak 2 Januari 2026. Selain itu, Kapolsek mengajak para orang tua dan perangkat desa untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus menjadi pelaku maupun korban kejahatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menyinggung program ketahanan pangan Presiden RI yang didukung Polri melalui penanaman jagung. Ia menyampaikan apresiasi kepada para Hukum Tua yang telah merespons program tersebut, di mana lahan-lahan yang tersedia akan diinput ke dalam aplikasi gugus tugas Polri.
Tak kalah penting, ajakan untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI kembali ditegaskan. Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini mendorong budaya bersih, gotong royong, pengelolaan sampah, penanaman pohon, hingga peningkatan kualitas udara. Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkolaborasi dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan, sekaligus mengingatkan adanya ketentuan pidana dan sanksi hukum bagi pelaku pembuangan sampah sembarangan.
“Ini perlu kita sosialisasikan bersama, demi lingkungan yang sehat dan tertib,” tegasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pandangan dan program dari masing-masing kepala UPTD serta dinas terkait. Setelah seluruh rangkaian materi selesai, kegiatan ditutup dengan doa, dilanjutkan foto bersama dan ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban.
Rapat Koordinasi dan Musrenbang RKP Kecamatan Tondano Utara pun berakhir sekitar pukul 13.00 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Dari Balai Desa Tondano Utara hari itu, tersimpan satu pesan kuat: pembangunan bukan hanya soal program dan angka, tetapi tentang kolaborasi, kepedulian, dan komitmen bersama menjaga keamanan serta masa depan wilayah.