Minahasa – Kejuaraan Pacuan Kuda dalam rangka seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tahun 2026 sukses digelar di Lapangan Pacuan Kuda Maesa, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut berlangsung aman, tertib, dan mendapat pengamanan dari personel Polres Minahasa bersama Polsek Tompaso dan Polsek Kawangkoan.

Kejuaraan ini merupakan agenda Pengurus Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sulawesi Utara untuk menjaring kuda-kuda berprestasi yang akan dipersiapkan menghadapi Kejurnas Pacuan Kuda mendatang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Dr. Denny Mangala, M.Si., Asisten III Fransiskus Manumpil, S.Pi., Koordinator Tim Ahli Gubernur Ferdinan Newengkang, M.A.M., Staf Khusus Bidang Olahraga Christian Tikung, Sekretaris Partai Gerindra Sulut H. Boki, mewakili Kapolres Minahasa Kasat Intelkam Polres Minahasa IPTU M.K. Latu, S.Sos., M.A.P., Ketua Pordasi Sulut Adi Supit, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Minahasa Agustivo Tumuundo, Camat Tompaso Steven Pandey, S.T., M.A.P., Kapolsek Tompaso IPTU Alen P. Lariwu, S.H., serta para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi kepada pengurus baru Pordasi Sulut serta seluruh pemilik kuda, joki, dan pendukung yang terus memajukan olahraga berkuda di daerah. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung persiapan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah Kejurnas Pacuan Kuda yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.
“Kita harus mempersiapkan segala fasilitas dan sarana pendukung agar pelaksanaan Kejurnas nanti dapat berjalan sukses. Mari bersama-sama mendukung pengurus Pordasi yang baru agar olahraga berkuda di Sulawesi Utara semakin maju,” ujar Gubernur.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi kamtibmas tetap kondusif meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan roda dua dan roda empat yang menyebabkan kepadatan di area parkir sekitar lokasi pacuan kuda. Berkat pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas yang dilakukan personel gabungan, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan berakhir pada pukul 17.40 WITA.
Polres Minahasa juga menilai bahwa pelaksanaan event olahraga berskala besar seperti ini memerlukan sinergi yang kuat antara panitia, pemerintah daerah, Pordasi, dan seluruh stakeholder terkait, khususnya dalam penataan lokasi parkir dan pengamanan kawasan. Selain itu, peningkatan patroli pada titik-titik keramaian melalui patroli rayon dan penguatan pengamanan oleh Satlantas serta jajaran Polsek rayon menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sebelum maupun sesudah kegiatan berlangsung.



















