MINAHASA — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diperkuat melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kecamatan Langowan Timur yang digelar di Kantor Desa Teep, Kecamatan Langowan Timur, Rabu (24/9/2026), mulai pukul 10.30 WITA hingga 13.00 WITA.
Rakor tersebut membahas sejumlah program kerja yang telah dan sedang dilaksanakan, evaluasi kendala di lapangan, serta perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Langowan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Langowan Timur Ruland Massie, S.E., menyampaikan pentingnya koordinasi antarunsur pemerintahan dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayah, termasuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan potensi kebakaran akibat kondisi El Nino.
Para Hukum Tua dari delapan desa se-Kecamatan Langowan Timur juga menyampaikan perkembangan situasi di masing-masing desa. Secara umum, kondisi kamtibmas dilaporkan dalam keadaan kondusif. Pemerintah desa juga menyampaikan upaya sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran serta pembaruan penyetoran pajak desa.
Sementara itu, Kapolsek Langowan IPDA March F. Makaampoh, S.H., M.H., menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kapolsek juga mengajak pemerintah desa untuk bersama-sama melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk perselisihan antarwarga maupun antarkelompok, penyalahgunaan minuman keras, kepemilikan senjata tajam, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, serta potensi kenakalan remaja.
“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Jika ada potensi permasalahan di desa, segera dikoordinasikan agar dapat ditangani bersama sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar,” ujar Kapolsek.
Ia juga mendorong penguatan komunikasi melalui grup koordinasi tiga pilar yang melibatkan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa. Dengan komunikasi yang cepat, setiap informasi maupun laporan dari masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
Kapolsek menambahkan, personel Polsek Langowan terus mengoptimalkan patroli Cipta Kondisi dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), khususnya di wilayah yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.
Selain itu, pemerintah desa diimbau untuk berkoordinasi dengan kepolisian apabila akan melaksanakan kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang, termasuk pesta dan kegiatan yang menggunakan fasilitas jalan raya, sehingga aspek keamanan dan ketertiban dapat dipersiapkan sejak awal.
Terkait potensi gangguan yang melibatkan remaja, Kapolsek turut mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam melakukan pengawasan, terutama terhadap anak-anak yang berpotensi terlibat dalam tindakan kriminal maupun membawa benda berbahaya.
“Peran orang tua, pemerintah desa, Bhabinkamtibmas dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Mari kita bangun komunikasi yang baik dan saling memberikan informasi,” tambahnya.
Rakor kemudian dilanjutkan dengan penyampaian dari masing-masing kepala UPTD dan dinas terkait, sebelum ditutup dengan doa dan foto bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.













