DPRD Minahasa Gelar Rapat Paripurna Istimewa, Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI

Berita, HOME, MINAHASA73 Dilihat
banner 468x60

MINAHASA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Kantor DPRD Kabupaten Minahasa, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, tersebut dirangkaikan dengan agenda mendengarkan Pidato Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026.

banner 336x280

Rapat juga dirangkaikan dengan mendengarkan pidato Presiden Republik Indonesia dalam penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Sekda Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si. S.S., Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., Kajari Minahasa Rama Eka Darma, S.H., M.H., Ketua DPRD Minahasa Frangky Wolayan, S.E., Wakapolres Minahasa Kompol Deky Ridwan Pangandaheng, S.Sos., M.H., serta Danramil 1302-01 Tondano Kapten Inf Djefri Ando.

Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Minahasa Putri Marlin Pontororing, S.E., M.M., Wakil Ketua II DPRD Minahasa Adrie Kamasi, S.H., M.H., Sekretaris DPRD Minahasa Fabian Dk Mendur, S.PT., M.M., para asisten Pemerintah Kabupaten Minahasa, anggota DPRD, kepala SKPD jajaran Pemkab Minahasa, serta insan pers.

Rapat paripurna dimulai sekitar pukul 09.25 WITA, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa pembukaan. Selanjutnya, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Frangky Wolayan, S.E., membuka secara resmi Rapat Paripurna Istimewa.

Memasuki agenda utama, para peserta mengikuti siaran langsung rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan Indonesia harus diarahkan untuk kemakmuran seluruh rakyat. Pemerintah, menurut Presiden, menempatkan penyelesaian berbagai kesulitan masyarakat sebagai salah satu prioritas utama.

Presiden juga menekankan bahwa pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi harus dilaksanakan bersama pemerintah daerah dan seluruh rakyat Indonesia.

Sejumlah capaian pemerintah turut disampaikan, termasuk pelaksanaan berbagai kebijakan transformatif serta penguatan ketahanan pangan nasional. Pemerintah juga terus mendorong kemandirian pangan, penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa Merah Putih, serta peningkatan kedaulatan ekonomi nasional.

Dalam agenda berikutnya, peserta juga menyaksikan penayangan video mengenai kinerja dan berbagai langkah yang telah dilaksanakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto selama memimpin pemerintahan.

Pada sesi pidato kenegaraan berikutnya, Presiden menyampaikan arah kebijakan fiskal dan rancangan APBN Tahun 2027 yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Presiden menegaskan pentingnya ketahanan energi, kemandirian bangsa, hilirisasi, serta pengembangan industri dalam negeri agar kekayaan alam Indonesia dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.

Selain itu, Presiden menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien. Seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari pemerintah pusat hingga desa, diminta untuk menghilangkan praktik korupsi, penipuan, mark-up, maupun penyimpangan anggaran.

Presiden juga mengingatkan agar setiap rupiah anggaran negara memiliki tujuan yang jelas dan setiap kebijakan mempunyai ukuran keberhasilan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam arah kebijakan belanja pemerintah, Presiden menyampaikan pentingnya efisiensi anggaran serta pengurangan pengeluaran yang dinilai tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Anggaran diharapkan lebih diarahkan untuk kebutuhan prioritas seperti perbaikan sekolah, rumah sakit, serta peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga medis.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan kata-kata penutup oleh Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Frangky Wolayan, S.E., dilanjutkan doa penutup.

Seluruh rangkaian Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Minahasa dan kegiatan mendengarkan pidato Presiden Republik Indonesia melalui siaran langsung berakhir sekitar pukul 17.40 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *