
Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Ibadah Oikumene Awal Bulan Maret 2026 di Gedung Wale Ne Tou Tondano, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Senin (2/3/2026) pukul 09.00 WITA. Ibadah dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Manado, Benedictus Estephanus Rolly Untu, dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan perangkat daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, Ketua DPRD Minahasa Robby Longkutoy, Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng Fajar Santoso, Sekda Minahasa Lynda Deisye Watania, Kabag SDM Polres Minahasa AKP Michael H.J. Siwu, Staf Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Minahasa Billy Rumagit, Hakim Pengadilan Negeri Tondano Dessy Balaati, para Asisten Setdakab, para Kepala Badan dan Dinas, serta perwakilan FKUB dan BKSAUA Kabupaten Minahasa.
Rangkaian ibadah diawali dengan Doa Ritus Misa Syukur pada pukul 09.00 WITA, dilanjutkan puji-pujian. Pada pukul 09.21 WITA, Uskup Benedictus menyampaikan khotbah yang menekankan pesan Injil tentang kemurahan hati, pengampunan, dan larangan untuk saling menghakimi.
“Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Ampunilah, dan kamu akan diampuni. Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu,” kutip Uskup dalam khotbahnya, mengajak seluruh jemaat untuk mengedepankan sikap kasih dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.
Ibadah dilanjutkan dengan Liturgi Ekaristi pada pukul 09.55 WITA, pengantaran persembahan, Doa Syukur Agung pada pukul 10.05 WITA, serta penerimaan sakramen. Puji-pujian oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Forkopimda dilaksanakan pada pukul 10.27 WITA, kemudian ditutup dengan doa penutup pukul 10.38 WITA dan foto bersama pada pukul 10.40 WITA.
Dalam sambutannya pada pukul 10.48 WITA, Bupati Robby Dondokambey menegaskan pentingnya menjaga dan memperkuat sikap saling menghormati antarumat beragama di Kabupaten Minahasa.
“Keberagaman adalah kekuatan kita. Toleransi bukan hanya slogan, melainkan harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” ujar Bupati.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati juga mengimbau seluruh jajaran pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Ia meminta peningkatan koordinasi dan kewaspadaan, menghindari penyebaran informasi yang tidak benar, serta memperkuat sinergi dengan TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem, termasuk curah hujan tinggi, angin kencang, banjir, dan tanah longsor. Ia meminta instansi terkait memastikan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana serta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan Ibadah Oikumene Pemerintah Kabupaten Minahasa berakhir pada pukul 11.12 WITA dalam suasana khidmat dan tertib.






