Kakas, Minahasa — Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah milik keluarga Fredik–Nangoy yang ditempati keluarga Komaling–Sumerah di Desa Sendangan Jaga I, Kecamatan Kakas, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 16.50 WITA.
Kebakaran terjadi pada bangunan rumah dua lantai, dengan bagian bawah berbahan beton dan bagian atas berbahan kayu. Api dilaporkan pertama kali muncul dari bagian atas rumah yang terbuat dari kayu.
Saksi mata, Neil Komaling (33), warga Desa Tounelet, mengatakan dirinya menerima informasi sekitar pukul 16.40 WITA dari kerabat bahwa rumah tersebut telah mengeluarkan asap. Ia kemudian segera menuju lokasi kejadian.
“Setibanya di lokasi, saya melihat bagian atas rumah sudah terbakar. Saya langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api,” ujarnya.
Warga setempat kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Api yang melahap salah satu kamar di bagian atas rumah berhasil dipadamkan sebelum merambat lebih luas.
Saksi lainnya, Remon Worang (38), mengaku mengetahui kejadian tersebut melalui grup WhatsApp pemerintah Desa Tounelet. Ia segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan turut membantu proses pemadaman.
“Sesampainya di lokasi, bagian atas rumah sudah berasap. Kami bersama warga berusaha memadamkan api agar tidak menjalar ke bagian lain,” katanya.
Beberapa menit kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Minahasa tiba di lokasi dan melakukan penyiraman pada area yang terbakar, khususnya kamar di lantai atas dan sebagian atap rumah.
Saat kejadian, penghuni rumah diketahui tidak berada di tempat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Bagian yang terbakar meliputi sebagian dinding kamar berbahan kayu, plafon, lantai kamar, serta sejumlah pakaian yang berada di dalam ruangan. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Api berhasil dipadamkan oleh warga bersama petugas pemadam kebakaran menggunakan satu unit mobil damkar. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik.
Kapolsek Kakas, IPDA Daniel Pangau, SH, menyatakan pihaknya telah mengambil langkah-langkah penanganan, antara lain mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi, membantu pembersihan puing bersama warga dan petugas damkar, serta melakukan dokumentasi dan pelaporan.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran.










