
LANGOWAN UTARA – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digalakkan hingga ke tingkat desa. Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 09.15 Wita, jajaran Polsek Langowan melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal I Tahun 2026 yang berlokasi di area perkebunan Desa Karumenga, Kecamatan Langowan Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Gerakan Tanam Pangan 2026 yang melibatkan sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan kelompok tani setempat.

Dalam suasana sederhana namun penuh semangat, sebelum penanaman dimulai, Kapolsek Langowan yang diwakili oleh Wakapolsek IPDA Jeferson Paath, S.Pi., menyampaikan arahan dan motivasi kepada para petani. Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, sektor pertanian merupakan fondasi penting bagi stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
IPDA Jeferson Paath juga membuka ruang komunikasi dengan para petani Desa Karumenga. Ia mengajak kelompok tani untuk tidak ragu menyampaikan berbagai kendala atau hambatan yang dihadapi di lapangan, baik terkait sarana produksi, keamanan lahan, maupun persoalan lainnya. “Apabila ada hambatan dalam pelaksanaan Gerakan Tanam Pangan 2026, silakan disampaikan. Kami dari Polri siap mendukung dan mengawal program ketahanan pangan ini,” ujarnya.
Selanjutnya, penanaman jagung dilakukan secara simbolis oleh Wakapolsek Langowan IPDA Jeferson Paath, S.Pi., bersama anggota Polsek Langowan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Langowan Utara, serta Kelompok Tani Melati. Kebersamaan lintas sektor ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kemandirian pangan di wilayah Langowan Utara, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.
Kegiatan penanaman jagung ini berakhir sekitar pukul 09.45 Wita dan berlangsung dalam situasi aman, tertib, serta lancar. Melalui kegiatan ini, Polsek Langowan berharap dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan kepercayaan petani bahwa negara hadir bersama mereka, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam menjamin keberlanjutan pangan dan kesejahteraan masyarakat di tahun 2026 dan seterusnya.






