Angin Puting Beliung Terjang Desa Totolan, Belasan Rumah Warga Rusak

Berita, HOME, MINAHASA19 Dilihat
banner 468x60

Minahasa – Bencana alam angin puting beliung menerjang Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Senin (18/05/2026) sekitar pukul 12.30 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan total kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

banner 336x280

Berdasarkan laporan di lokasi kejadian, angin kencang datang secara tiba-tiba dan menerjang permukiman warga hingga menyebabkan atap rumah beterbangan serta beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan.

Adapun warga yang rumahnya terdampak antara lain keluarga Sangeroki–Mamangkey dengan kerugian diperkirakan Rp3 juta, Karundeng–Lonto Rp15 juta, Rumetor–Lonto Rp7 juta, Deske Malingkonor Rp10 juta, Sangkoy–Rukidi Rp10 juta, Tumembow–Datok Rp10 juta, Tairas–Ticoalu Rp8 juta, Walean–Rorong Rp2 juta, Yance Rumetor Rp2 juta, Rorong–Mukuan Rp2 juta, Mamangkey–Telap Rp1 juta, serta Bretly Sanger Rp1 juta.

Meski kerusakan cukup signifikan, peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Warga yang terdampak langsung melakukan penyelamatan barang-barang milik mereka sesaat setelah angin mereda.

Saat ini personel Polsek Kakas di pimpin Kapolsek Kakas bersama Pemerintah Desa Totolan dan masyarakat setempat masih melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing material bangunan yang rusak akibat diterjang angin puting beliung.

Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K. mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem. Jika terjadi kondisi darurat maupun potensi bencana, segera laporkan kepada pemerintah setempat atau pihak kepolisian agar cepat ditangani,” ujar Kapolres Minahasa.

Hingga saat ini situasi di Desa Totolan terpantau aman dan kondusif, sementara warga bersama aparat masih terus melakukan pembenahan rumah-rumah yang terdampak bencana.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *