KAKAS — Di tengah meningkatnya tuntutan pembangunan daerah dan pelayanan publik yang semakin kompleks, koordinasi lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintah di tingkat kecamatan dan desa. Hal inilah yang menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Kecamatan Kakas yang digelar di Desa Sendangan, Senin (16/03/2026).
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin pemerintahan, tetapi juga forum strategis untuk menyelaraskan berbagai program lintas sektor yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Mulai dari tata kelola pemerintahan desa, stabilitas keamanan wilayah, hingga isu kesehatan dan ketahanan pangan menjadi topik utama dalam diskusi yang berlangsung selama hampir empat jam tersebut.
Sinkronisasi Program Pemerintahan
Rakor dibuka secara resmi oleh Camat Kakas Rita G. Maindoka, SH, yang dalam arahannya menegaskan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi fondasi utama dalam memastikan program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kerja sama yang solid antara pemerintah kecamatan dan desa akan mempercepat realisasi program pembangunan serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Senada dengan itu, Sekretaris Kecamatan Kakas Michael Pilander, SE memaparkan sejumlah evaluasi terkait administrasi pemerintahan desa. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan administrasi serta pelaporan program, sehingga tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel.
Stabilitas Keamanan sebagai Fondasi Pembangunan
Aspek keamanan wilayah juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Kapolsek Kakas Ipda Daniel Pangau, SH menekankan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan di tingkat desa.
Ia mengingatkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan wilayah hanya dapat terwujud apabila ada kerja sama yang baik antara aparat dan masyarakat. Partisipasi warga di tingkat desa sangat menentukan terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Kesehatan dan Pertanian Jadi Sorotan
Selain aspek pemerintahan dan keamanan, Rakor juga membahas dua sektor yang menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat Kakas, yakni kesehatan dan pertanian.
Perwakilan Puskesmas Kakas, Nori Rorong, mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak. Ia menekankan perlunya peningkatan layanan kebidanan serta pemantauan kesehatan secara berkala guna menekan risiko kesehatan di tingkat keluarga.
Sementara itu, dari sektor pertanian, penyuluh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kakas, Osvineode La Puju, mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian serta peningkatan pendampingan bagi para petani. Hal ini dinilai penting mengingat sebagian besar masyarakat Kecamatan Kakas menggantungkan perekonomian pada sektor agraris.
Pendampingan teknis dan penguatan kapasitas petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat desa.
Partisipasi Tokoh Masyarakat
Rapat koordinasi yang dipandu oleh Sekretaris Desa Sendangan Hengky Pangalila tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimka, para kepala UPTD, serta para Hukum Tua se-Kecamatan Kakas. Turut hadir pula tokoh agama dan tokoh masyarakat yang memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan di wilayah tersebut.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini menunjukkan bahwa proses pembangunan di Kecamatan Kakas tidak hanya melibatkan pemerintah, tetapi juga didukung oleh partisipasi aktif masyarakat.
Sebagai tuan rumah kegiatan, Hukum Tua Desa Sendangan Roola Solang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta rakor yang telah hadir serta memberikan kepercayaan kepada desanya sebagai lokasi pelaksanaan pertemuan strategis tersebut.
Diskusi Panjang, Situasi Tetap Kondusif
Rakor berlangsung cukup dinamis dengan berbagai diskusi teknis terkait program pembangunan dan pelayanan masyarakat. Meski berlangsung hingga sekitar pukul 13.15 WITA, kegiatan tetap berjalan dalam suasana tertib dan kondusif.
Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor serta mempercepat implementasi berbagai program pembangunan di Kecamatan Kakas, sekaligus menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.










