Minahasa – Pemerintah Kecamatan Tondano Timur bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor pada Kamis, 12 Maret 2026, di Kantor Lurah Tolour. Pertemuan yang dimulai pukul 10.00 WITA ini menjadi ruang strategis bagi para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan langkah menghadapi berbagai dinamika sosial menjelang hari besar keagamaan serta menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan publik di wilayah tersebut.
Rakor dipimpin oleh Camat Tondano Timur Vinlyvia G.R. Wulus, S.IP., M.M. dan dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Kapolsek Toulimambot IPDA Stenly S. Carundeng, S.Psi, perwakilan Danramil Tondano SERKA Ari Adam Manopo, Sekretaris Kecamatan Asri Kalo, S.IP, Kepala Puskesmas Papakelan dr. Bili Regoh, Koordinator BPP Tondano Timur Fidelia Mangkey, SP, Lurah Tolour Cicilia Tembesi, SS, serta perwakilan Kementerian Koperasi RI Marisa Tentero, SE selaku Business Assistant (BA) yang mendukung program Koperasi Merah Putih. Turut hadir pula perwakilan Dinas Sosial Ferry Korengkeng, SE, pengurus Koperasi Merah Putih, tokoh agama, perangkat kelurahan, serta Tim Penggerak PKK Kecamatan Tondano Timur.
Dalam sambutannya, Camat Vinlyvia Wulus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan unsur masyarakat dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan optimal. Ia mengingatkan bahwa dalam waktu dekat masyarakat akan menghadapi momentum besar, yakni perayaan Idulfitri bagi umat Muslim serta rangkaian Paskah bagi umat Kristiani. Kondisi ini berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat, termasuk arus mudik dan berbagai kegiatan sosial yang membutuhkan kesiapsiagaan pemerintah serta aparat keamanan. Di sisi lain, ia juga menyampaikan adanya kebijakan Work From Home (WFH) pada sejumlah hari kerja karena banyaknya hari libur nasional, yang kemungkinan berdampak pada layanan administrasi. Karena itu, para lurah diminta tetap aktif membantu masyarakat dalam pengurusan administrasi dan perizinan.
Sementara itu, Kapolsek Toulimambot IPDA Stenly S. Carundeng, S.Psi menyoroti situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya fenomena tawuran remaja yang belakangan terjadi di kawasan Tondano. Ia mengingatkan pentingnya peran orang tua, guru, dan tokoh masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja. Menurutnya, pendidikan karakter, baik secara umum maupun melalui pendekatan keagamaan, menjadi kunci dalam membentuk generasi muda yang memahami batas antara perilaku baik dan buruk. Kapolsek juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas menjelang masa libur dan cuti bersama yang biasanya diiringi meningkatnya aktivitas masyarakat. Pada kesempatan itu pula, ia menyampaikan informasi tentang penerimaan Bintara Polri yang telah dibuka sejak 9 hingga 30 Maret 2026 secara online dan transparan, serta mendorong pemerintah kelurahan untuk membantu memfasilitasi generasi muda yang berminat mengabdi di institusi kepolisian.
Rakor tersebut juga menjadi forum penyampaian berbagai isu pembangunan dan sosial. Kepala Puskesmas Papakelan dr. Bili Regoh mengingatkan pentingnya perhatian terhadap sanitasi lingkungan dan kesehatan makanan dalam program makan bergizi (MBG), serta menyoroti masih adanya kasus stunting pada balita di wilayah Ranowangko dan Papakelan. Selain itu, ia juga mengingatkan perlunya perhatian serius terhadap fenomena pergaulan bebas di kalangan remaja yang semakin marak, dengan mengajak pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat memperkuat edukasi moral dan kesehatan reproduksi. Di bidang pertanian, Koordinator BPP Tondano Timur Fidelia Mangkey, SP menegaskan bahwa sektor pertanian Indonesia saat ini menunjukkan perkembangan positif dengan berbagai program bantuan pemerintah bagi kelompok tani. Ia mendorong para petani untuk aktif bergabung dalam kelompok tani agar dapat mengakses program bantuan serta memperkuat upaya menuju swasembada pangan.
Setelah rangkaian pemaparan dan laporan situasi dari para lurah di wilayah Kecamatan Tondano Timur, kegiatan ditutup dengan doa serta ramah tamah. Rakor yang berlangsung hingga pukul 12.50 WITA tersebut berjalan dalam suasana penuh kebersamaan dan dialog konstruktif. Melalui forum koordinasi ini, seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Tondano Timur.







